Sejak lulus doktor dari Monash University Australia tahun 1996, khususnya setelah terbit edisi pertama buku ini tahun 2001, Profesor Deddy Mulyana menjadi pelopor dan provokator' utama tradisi penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif (fenomenologis, interaksionis simbolik dan dramaturgis) dalam disiplin Ilmu Komunikasi di Indonesia, menggantikan paradigma objektif-positivis-kuantitati…
Media baru membuat relatif semua orang bisa tampil. Orang bisa bikin medianya sendiri. Bahkan bershampo-ria di atas motor, atau menari di jalur zebra penyeberangan. Tetapi pernahkah mereka berpikir: ketika tersaji sebagai sebuah penampakan, pengalaman, dan kesadaran. Apakah arti semua itu? Buku ini wajib dibaca, karena ia mengajak kita untuk mengendapkan sejenak hal-hal terbaru secara ontologis…
Inilah "kitab suci-nya mahasiswa komunikasi Indonesia. Prof. Dr. Engkus Kuswarno Guru Besar Fakultas limu Komunikasi Universitas Padjadjaran Karya Prof. Deddy Mulyana ini melukiskan segudang pengetahuan dan pengalamannya, menunjukkan kapasitasnya sebagai ilmuwan bertaraf internasional. la telah melakukan terobosan baru dalam penulisan buku teks ilmu sosial, khususnya ilmu komunikasi di Indon…
Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa tidak berkomunikasi. Komunikasi adalah hal terbesar yang selalu dilakukan makhluk hidup terutama manusia. Baik komunikasi dengan diri sendiri sampai komunikasi melalui sosial media. Terlebih di zaman sekarang, dimana teknologi dan komunikasi berkembang dengan pesat. Komunikasi menjadi tanpa batas, tanpa sekat, dan semua orang bisa terlibat di dalamnya.…
"Perkembangan zaman dan peradaban manusia dalam beberapa dekade terakhir ini menuntut konvergensi keilmuan. Salah satu perwujudannya adalah Komunikasi Kesehatan yang dibahas buku ini. Selama manusia berkomunikasi dengan sesamanya dan selama manusia ingin sehat, maka Komunikasi Kesehatan sebagai bidang kajian transdisiplin ini akan selalu aktual. Komunikasi Kesehatan tidak hanya berbicara tentan…
Budaya adalah pelangi kemanusiaan; budaya ibarat bumbu masakan, namun bukan kentang dan dagingnya, kita harus menyaringnya terlebih dulu. Begitu kata Karima Omar Kamouneh yang dikutip dalam tulisan berjudul ""Ikat Kepala"" dalam buku ini. Namun, dalam begitu kuatnya gelontoran pesan dan intensitas terpaan media yang sudah sedekat jangkauan tangan, kita sering kali tersilaukan gemerlap artifisia…
Kolom Takrif adalah cermin ketiga penulis yang merefleksikan misi Harian Umum Pikiran Rakyat untuk menjadi media yang dipercaya, aktif membangun karakter dan memberdayakan masyarakatnya. Di ujung yang lain, tulisan-tulisan dalam buku ini niscaya akan memperkaya pemahaman khalayak tentang Indonesia kita yang tak kunjung menjadi. Perdana Alamsyah Direktur Utama dan Pemimpin Umum Harlan Umum Pik…
Buku ini sangat mencerahkan, berisi tidak hanya hal-hal yang faktual, tetapi juga pemikiran konseptual-teoretis serta pandangan proyektif ke depan yang menjadi impian penulisnya. Prof. Sasa Djuarsa Sendjaja, Ph.D. Guru Besar Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia Prof. Deddy Mulyana explores various subjects ranging from health to politics. His writings dis…
Buku Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. ini mengungkapkan fenomena politisi dan birokrat dalam berkomunikasi dan bagaimana mereka mengemas strategi untuk mencapai tujuan berpolitik yang sering mengabaikan etika komunikasi. Di tengah banjimya politisi dan langkanya negarawan, buku ini memberikan Inspirasi dan pencerahan. Komunikasi adalah energi bagi tumbuhnya kebaikan dan kemaslahatan dalam duni…
In an increasingly globalteed world, the wais in which people interact acions cultures has a critical influence on the health and wellbeing of both individuals and society more generally. In this book, Professor Deddy Mulyana considers a range of theoretical approaches to the the issue of cross-cultural communicanon and provides a fascinating case study of adult Indonesian accultuestion in an A…
A very readable book is intercultural medical misunderstandings based on the interpretive tradition of social science. Deddy Mulyana provides deep insight in the contemporary parados of cultural differences that are enophasized in the medical swodd Jan AGM. van Dijk, Pulsor of Communication and the Soculogy of the Information Society, University of Twente, the Netherlands This book is a rich…
Buku ini mengajak pembaca untuk memahami ilmu komunikasi sebagai hal yang sangat fundamental dalam hubungan antarmanusia. Kita seakan berkeliling Indonesia dan dunia untuk memahami perilaku manusia yang penuh symbol dan makna dan untuk menyadari pentingnya komunikasi agar kita sukses dalam hidup bermasyarakat.
An Intercultural Perspective
Inti dari kegagalan komunikasi bisnis dalam era global adalah kesulitan-kesulitan untuk memahami etika komunikasi yang harus ihadapi para pebisnis yang terlibat.
In an icreasingly globalized world, the ways in which people interact across cultures has a critical influence on the health and wellbeing of both individuals and society.
Kegairahan meneliti dengan pendekatan kualitatif di tingkat internasionla ternyata telah sampai ke peneliti, dosen, dan mahasiswa ilmu komunikasi di tanah air.
Buku ini membahas metodologi penelitian kualitatif dengan tekanan pada salah satu variannya, yakni interaksionisme simbolik.
Secara sustansi buku ini merupakan perluasan dari buku ilmu komunikasi : suatu pengantar karya prof. dr. deddy mulyana, m.a. sebelumnya. buku ini bukan saja lebih menarik, tetapi tetap berbobot dan enak dibaca.