Anak berkebutuhan khusus seringkali dianggap berbeda dengan anak normal, mereka dipandang tak berdaya dan perlu dikasihani. tak hanya itu, dalam interaksi sosial pun mereka cenderung mendapat perlakuan diskriminatif. sikap masyarakat yang demikian menyebabkan banyak keluarga yang ragu atau tidak mengizinkan anak mereka yang berkebutuhan khusus mengakses layanan pendidikan.
Masalah keterlambatan bicara pada anak telah menjadi momok bagi para orangtua. hal ini dikarenakan banyaknya kasus "autisme" dengan keterlambatan bicara, disebut sebagai salah satu gejalanya.