Dalam buku ini juga disajikan berbagai rangkaian kata akan luka di masa lalu yang mungkin pernah dirasa. Selain itu juga rangkaian kata lainnya tentang bagaimana kita berpikiran positif untuk memperbaiki apa yang telah terjadi. Hingga pada akhirnya dapat diyakini bahwa akan tiba hari dimana cinta yang telah dirasa akan diteguhkan oleh restu semesta.
Sering kali cinta lebih banyak dikaitkan dengan perasaan yang membera, seperti yang dapat kita dengar dari lagu-lagu atau novel-novel yang berkisah tentang cinta yang romantis. Cinta bukan sebuah benda yang dapa dibentuk. Dalam kenyataannya cinta adalah pengalaman, merupakan suatu proses berkembang, la adalah tindakan dan perbuata Banyak hubungan yang bermula karena ch yang membara, tetapi dala…
Pria ria memang sering menilai wanita dari paras dan daya tarik seksualnya, seperti rambut, kulit yang mulus, kaki, betis, ukuran vital, dan lenggak-lenggoknya. Namun, bukan berarti Anda harus menjadi supermodel untuk memenangkan hati pria. Meskipun mungkin Anda menilai diri sendiri "biasa saja", Anda tetap dapat memancarkan sejuta pesona untuk membuat para pria jatuh hati. Buku ini memfokus…
Tidak ada luka yang paling dalam, selain luka karena ditinggalkan. Tidak ada luka yang paling perih dan sakit, kecuali luka sebab dikhianati dan didustai. Keduanya tidak akan pernah sembuh, selagi kenangan dan ingatan selalu kambuh. "Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekadarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu." (Ali bin Abi …
Judul buku ini menyerap salah satu masalah yang paling umum diteliti yang saya tangani di kantor saya selama tiga dekade terakhir sebagai psikolog klinis yang berpraktik di klinik-klinik.
Bagaimana mungkin kita mengaku sebagai umat beragama tidak memiliki cinta kasih terhadap sesama, terutama yang bebrbeda iman? Di manakah cinta dalam iman terhadap Alllah? Melalui Buku ini Audrey beruapaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menggali serpihan-serpihan cinta yang terkandung dalam Alkitab.
Kalo ngomongin cinta, dari dulu emang nggak ada habisnya. cinta selalu menjadi tema yang asyik di bahas sepanjang masa.
Hidup tanpa cintan bagai taman tanpa bunga. tapi benarkah hanya dengan cinta kehidupan keluarga dapat bahagia? tentu tidak.
Terdapat sebuah negeri dimana bacaan cabul mudah didapatkan, tontonan porno berserakan, aurat perempuan jadi pameran, bahkan segala sesuatu yang ada kaitannya dengan hubungan lawan jenis dijadikan bahan diskusi, seminar dan dianggap sebagai pendidikan yang perlu dipahami sejak dini.