Text
Keunikan Rumput Laut dan Budidayanya
Di luar negeri, rumput laut merupakan sumber “phycocoloid”
agar, karagenan, dan alginat. Konon, Amerika merupakan negara
industri dan konsumen terbesar dan pikokoloid meskipun masih
menggunakan bahan baku impor.
Indonesia berkesempatan untuk memproduksi rumput taut
secara besar-besaran. Hal ini dikarenakan perairannya yang
sangat cocok bagi pertumbuhan alga sebagai bahan baku
pikokoloid. Oleh karena itulah, Indonesia dapat memenuhikebutan negara-negara pengimpor.
Indonesia pun ditantang untuk memproduksi produk
olahan yang berbahan baku rumput taut. Dengan teknologi
yang sudah dimodifikasi, Indonesia tentu mampu menghasilkan
produk bermutu sesuai dengan Standar Internasional.
Aka tetapi, dalam hal ini Indonesia pun mengalami berbagai
kendala, Produsen harus memikirkan bagaimana cara
mempromosikannya ke negera-negara pengguna. Sementara itu,
kebutuhan lokal pun masih di dominasi oleh produk impor
padahal kita mampu memproduksinya sendiri.
Buk ini menyajikan informasi yang bermanfaat bagi
pembaca yang ingin menekuni budi daya rumput taut.
Tidak tersedia versi lain