Text
Gerakan sosial untuk konservasi kawasan gunung ciampea di kawsan daerah aliran sungai cisadane di Jabopunjur
Gerakan Sosial Untuk Konservasi Kawasan Gunung Ciampea di Kawasan Daerah Aliran Sungai Cisadane di Jabopunjur
Stakeholders terkait dengan kawasan Gunung Ciampea terdiri dari masyarakat, instansi pemerintah dan dari kelompok pengusaha. Konflik antar stakeholder mulai berkembang di Ciampea karena adanya pengelolaan tambang gunung kapur secara mekanik. Konflik terjadi karena masyarakat tidak diuntungkan atas keberadaan perusahaan tambang, bahkan merasa dirugikan. Melihat pengelolaan kawasan yang kurang memperhitungkan aspek ekologis dan sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya, maka masyarakat mengharapkan agar bisa dilibatkan dalam pengelolaan.
Model pengelolaan yang diinginkan adalah berbasis pengelolaan bersama antara pemerintah dengan masyarakat. Pendekatan yang demikian itu merupakan pendekatan yang terbaik, mengingat kelemahan pendekatan yang berbasis masyarakat dan yang berbasis pemerintah. Dalam pendekatan yang demikian, maka keterwakilan masing-masing pihak sangat diperlukan, sehingga dapat diidentifikasi permasalahan. lingkungan yang terjadi dan dicari bersama alternatif solusinya. Dalam model pengelolaan yang demikian, maka masyarakat bukan hanya terlibat dalam pelaksanaan program-program pengelolaan lingkungan yang dibuat pemerintah, namun masyarakat diajak serta untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasinya.
Tidak tersedia versi lain